Leave Your Message
Baterai Pengganti untuk Penyedot Debu ILIFE V3 V3s, V4, V5 11.1V 2600mAh
Semua Barang
Kategori Produk
Produk Unggulan

Baterai Pengganti untuk Penyedot Debu ILIFE V3 V3s, V4, V5 11.1V 2600mAh

 

Hingga 2600mAh, dan pilihan kapasitas lainnya tersedia.

Perakitan menggunakan sel kelas A 18650.

Berfokus pada manufaktur baterai isi ulang selama lebih dari 20 tahun.

Kompatibel dengan Robot Penyedot Debu Seri ILIFE V3, V3s, V5, V4, V5s

Sertifikat CE CB UL UN38.3 MSDS

    Deskripsi Produk

    Baterai Pengganti untuk Penyedot Debu ILIFE V3 V3s, V4, V5 11vw7Baterai Pengganti untuk Penyedot Debu ILIFE V3 V3s, V4, V5 11gg0

    Spesifikasi Baterai:

    Kapasitas Baterai

    2600mAh

    Tegangan Baterai

    14,4V

    Jenis Baterai

    ion litium

    Warna

    Hijau atau Biru

    Dimensi

    35 x 35 x 70 mm

    Berat

    150g

    Paket termasuk

    1 baterai 11.1V 2600mAh + 1 buku panduan di dalam kotak bagian dalam, kemudian kotak-kotak tersebut dikemas dalam kotak karton.

    Keunggulan Kami

    tipen05

    T: Apa saja 6 jenis utama baterai lithium?
    A:Berbagai jenis baterai lithium bergantung pada material aktif dan reaksi kimia yang unik untuk menyimpan energi. Setiap jenis baterai lithium memiliki manfaat dan kekurangannya masing-masing, serta aplikasi yang paling sesuai.
    1. Litium Besi Fosfat
    Baterai litium besi fosfat (LFP) menggunakan fosfat sebagai bahan katoda dan elektroda karbon grafit sebagai anoda. Baterai LFP memiliki siklus hidup yang panjang dengan stabilitas termal dan kinerja elektrokimia yang baik.
    2. Litium Kobalt Oksida
    Baterai litium kobalt oksida (LCO) memiliki energi spesifik yang tinggi tetapi daya spesifik yang rendah. Ini berarti bahwa baterai ini tidak berkinerja baik dalam aplikasi beban tinggi, tetapi dapat memberikan daya dalam jangka waktu yang lama.
    3. Litium Mangan Oksida
    Baterai Lithium Mangan Oksida (LMO) menggunakan litium mangan oksida sebagai bahan katoda. Kimia ini menciptakan struktur tiga dimensi yang meningkatkan aliran ion, menurunkan resistansi internal, dan meningkatkan kemampuan penanganan arus sekaligus meningkatkan stabilitas termal dan keamanan.
    4. Litium Nikel Mangan Kobalt Oksida
    Baterai litium nikel mangan kobalt oksida (NMC) menggabungkan manfaat dari tiga elemen utama yang digunakan dalam katoda: nikel, mangan, dan kobalt. Nikel sendiri memiliki energi spesifik yang tinggi tetapi tidak stabil. Mangan sangat stabil tetapi memiliki energi spesifik yang rendah. Kombinasi keduanya menghasilkan kimia yang stabil dengan energi spesifik yang tinggi.
    5. Litium Nikel Kobalt Aluminium Oksida
    Baterai lithium nikel kobalt aluminium oksida (NCA) menawarkan energi spesifik yang tinggi dengan daya spesifik yang layak dan siklus hidup yang panjang. Ini berarti baterai ini dapat memberikan arus yang relatif tinggi untuk jangka waktu yang lama.
    6. Litium Titanat Oksida
    Semua jenis baterai lithium yang telah kita bahas sebelumnya memiliki keunikan dalam susunan kimia material katodanya. Baterai lithium titanat (LTO) menggantikan grafit pada anoda dengan lithium titanat dan menggunakan LMO atau NMC sebagai kimia katoda. Hasilnya adalah baterai yang sangat aman dengan masa pakai yang lama dan pengisian daya yang lebih cepat daripada jenis baterai lithium lainnya.